Membangun Kemitraan Publik-Swasta

Tantangan

Solusi

Kemajuan

Saat ini kami memfasilitasi keterlibatan antara perusahaan yang beroperasi di Mendawak dan perwakilan masyarakat desa yang wilayahnya tumpang tindih dengan area konsesi. Dengan menggunakan skema CSR sebagai instrumen pendukung, kami mendukung pengembangan inisiatif berikut:

  • Kemitraan antara Kelompok Tani Hutan Kubu Bersatu dan PT Kandelia Alam di Desa Kubu untuk mengelola hutan mangrove pesisir seluas lima hektare. Kemitraan ini berfokus pada pengembangan kegiatan ekonomi berbasis konservasi, termasuk pengembangan sumber pakan alternatif untuk sistem akuakultur, budidaya ikan tirus dan kepiting bakau, pengembangan ekowisata, serta pemanfaatan hasil hutan bukan kayu. Melalui kemitraan ini, anggota kelompok tani dilatih untuk memimpin kegiatan dan didukung secara finansial serta logistik oleh PT Kandelia Alam melalui program CSR perusahaan.
  • Kemitraan antara Kelompok Tani Hutan Agro Hijau Lestari dan PT Daya Tani Kalbar di Desa Sumber Agung untuk mengelola secara berkelanjutan kawasan agroforestri seluas 707 hektare di dalam konsesi pulp dan kertas milik PT Daya Tani Kalbar. Kemitraan ini mencakup kegiatan seperti pengayaan jenis pohon, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, serta pengembangan agroforestri, yang didukung melalui program CSR perusahaan.
  • Fasilitasi dukungan dari PT Gerbang Benua Raya dan PT Daya Tani Kalbar untuk kawasan seluas 5,2 hektare yang akan dikembangkan menjadi Model Pengelolaan Terpadu Berbasis Desa. Kawasan ini akan menunjukkan bagaimana berbagai kegiatan ekonomi dapat diintegrasikan dan dikembangkan pada lahan yang sama. Pusat yang sedang dibangun ini akan mencakup pembibitan dan budidaya kelapa Bido serta area pelatihan agroforestri. Ke depan, pusat ini akan menjadi pemasok utama bibit kelapa Bido di Kalimantan Barat dan menjadi model integrasi program CSR perusahaan dengan pembangunan desa.
Scroll to Top